Sunday, February 9, 2014

Liputan6.com, Jakarta : Pemilu 2014 diprediksi akan banyak diguncang permasalahan. Bahkan diprediksi akan terjadi permasalahan-permasalahan pokok yang berpotensi terjadi. Maka itu, ada beberapa persoalan yang perlu diwaspadai.

"Yang disosialisasikan caleg bukan ideologi dan program kerja," kata Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens usai diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (9/2/2014).
Permasalahan sosialisasi calon legislatif dinilai masih sangat tidak optimal. Alasannya, dalam soasialisasi hanya melihatkan siapa calonnya, bukan dari program kerja yang akan dikerjakan caleg itu.
Selain itu, kata Boni, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dinilai masih belum menjalankan tanggung jawabnya dalam pengamanan data pemilu. Misalnya, kerja sama KPU dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) akhirnya batal. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun demikian.
"Bawaslu, tidak bisa diharapkan netral sepenuhnya dalam mengawasi pelaksanaan pemilu," ucapnya.
Boni melanjutkan, persoalan daftar pemilih tetap (DPT) sampai saat ini belum tuntas diselesaikan KPU. Terkait dengan hal itu, menurut Boni, ada kecurigaan munculnya kartu pemilih ilegal yang bermaksud menggelembungkan suara partai atau calon tertentu.
"DPT juga belum tuntas. Potensinya suara ilegal akan muncul," lanjut Boni.
Pria yang pernah berseteru dengan Juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul ini menilai ada persoalan baru, yakni masalah dana saksi parpol. Kementerian Negeri dianggap memunculkan kebijakan tersebut secara mendadak.
Terakhir, kata Boni, money politics atau politik uang dalam bentuk langsung maupun tidak, masih diprediksi akan menjadi sandungan dalam gelaran pemilu 2014. (Ism)
Liputan6.com, Jakarta : 'Ratu Mariyuana' Schapelle Leigh Corby mendapatkan pembebasan bersyarat. Corby menjadi salah satu dari 1.291 narapidana yang mendapatkan hak tersebut. Aktivis Gerakan Indonesia Bangkit, Adhie Massardi mendesak DPR menggunakan hak interpelasi meminta Badan Narkotika Nasional (BNN) turun tangan.

"DPR harus gunakan hak interpelasi, minta informasi dari BNN. Kalau dibiarkan hanya politik maka pemberantasan narkoba akan guncang," kata Adhie Massardi di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (9/2/2014).
Dengan data-data yang dimiliki, kata Adhie, BNN bisa menahan kembali Schapelle Leigh Corby. "Begitu Corby dilepas, BNN bisa tangkap lagi. BNN yang punya kompetensi. Saya sarankan kepada BNN jangan takut," jelas Adhie.
Maka itu, lanjut dia, BNN sebaiknya tetap fokus dan tidak takut terhadap dugaan adanya intervensi. Mantan juru bicara Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid ini menilai, jika interpelasi tidak dilakukan maka patut adanya kecurigaan.
"Kalau DPR tidak mau interpelasi patut diduga mafia narkoba juga sudah bekerja. Ini persoalan jelas. Ini kejahatan luar biasa. Kasih grasi dan keistimewaan. Interpelasi bisa jelaskan rumor bargaining. Jangan juga masyarakat menduga-duga pemimpin nasional," tegas dia.
Wanita asal Gold Coast, Queensland, Australia ini divonis bersalah 20 tahun penjara pada 2004 setelah terbukti menyelundupkan 4,2 kilogram mariyuana atau ganja di Bali. Corby kemudian mendapat sejumlah remisi dan grasi 5 tahun dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (Ism/Eks)

Liputan6.com, Jakarta : Hari Pers Nasional yang diperingati setiap tanggal 9 Ferbruari mengandung makna tersendiri bagi mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Pramono Edhie Wibowo. Karena itu, ia menyempatkan diri untuk mengunjungi pameran foto yang diselenggarakan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Jakarta dalam perayaan hari pers nasional 2014 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.

Pramono yang juga merupakan peserta Konvensi Capres Partai Demokrat ini menjelaskan, pers adalah profesi terhormat yang dekat dengan masyarakat. Karena itu ia berharap, agar pers dapat terus menjalankan fungsinya sebagai agen publik untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat dan menjelaskan fungsi kritiknya terhadap pemerintah.
"Pers selayaknya dapat terus menjalankan fungsi sebagai agen publik yang bisa menginformasikan kepada masyarakat sehubungan dengan perkembangan dan permasalahan pembangunan, menjalankan fungsi kritik terhadap pemerintah, perkembangan dunia dan sekaligus menyampaikan aspirasi rakyat," ungkap Pramono dalam keterangan tertulis kepada Liputan6.com di Jakarta, Minggu (9/2/2014).
Karena itu, Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat ini menegaskan, seiring keikutsertaannya sebagai kandidat capres Partai Demokrat, maka ia berjanji untuk terus mengawal kebebasan pers sesuai dengan aturan yang berlaku jika dirinya diberikan mandat oleh rakyat untuk memimpin Indonesia dalam periode berikutnya.
"Saya akan terus mengawal kebebasan pers yang sesuai dengan demokrasi ‎Pancasila yang kita anut. Mari bersama kita lanjutkan pembangunan Indonesia dengan menyampaikan pemberitaan objektif dan berimbang," tukas adik ipar Presiden SBY ini. (Adm)
Liputan6.com, Jakarta : Tingkat kepuasan warga DKI Jakarta terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dalam mengatasi masalah kemacetan di Ibukota merosot tajam. Padahal selama ini, dalam janji kampanyenya, pria yang akrab disapa Jokowi itu mengaku mampu mengatasi kemacetan dalam waktu 1 tahun masa pemerintahannya.

Dalam survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Nasional (LSN), merosotnya kepuasan warga Jakarta terhadap penanganan kemacetan ditunjukkan dalam rentang waktu Oktober 2013 hingga Januari 2014.
"Dalam survei bulan oktober 2013 lalu sebanyak 52,7% masih mengaku puas, tapi kali ini tinggal 34,6% yang menyatakan puas terhadap upaya Jokowi mengatasi kemacetan lalu lintas," ujar Peneliti Utama LSN Dipa Pradipta dalam jumpa persnya di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu, (9/2/2014).
Menurut Dipa, mayoritas masyarakat DKI sudah mulai pesimis terhadap kemampuan Jokowi dalam mencari solusi kemacetan lalu lintas ibukota. Pasalnya, selama hampir 16 bulan memimpin Jakarta, program Jokowi dalam mengurai kemacetan belum terlihat.
"Jakarta masih macet, apa yang Jokowi janjikan seperti ERP, ganjil-genap sampai saat ini tidak terealisasi. Angkutan umum yang memadai, murah dan nyaman sampai saat ini belum terlihat. Yang ada Jakarta justru makin macet," cetusnya.
"Optimisme publik terhadap kapabilitas Jokowi terus merosot karena tidak banyak bukti riil yang dirasakan masyarakat Jakarta," tambahnya.
Ganjal Pencapresan
Melihat fakta tersebut, Dipa menilai merosotnya tingkat kepuasan warga Jakarta terhadap Jokowi merupakan sesuatu yang wajar. Pasalnya, dipilihnya Jokowi-Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta lalu, karena masyarakat Jakarta sangat menaruh harapan besar kepada mereka untuk mewujudkan ibu kota yang terbebas dari banjir dan macet.
"Tapi sampai saat ini, harapan warga Jakarta belum tercapai. Wajar publik Jakarta pesimis dengan kinerja Jokowi dalam mengatasi macet," ungkapnya.
Menguatnya pesimisme terhadap kinerja Jokowi ini, menurut Dipa, berdampak pada tingkat dukungan publik terhadap wacana pencapresan Jokowi yang saat ini banyak diunggulkan oleh berbagai lembaga survei lainnya.
"Mayoritas publik DKI atau 71,2% kurang setuju Jokowi naik ketingkatan lebih tinggi menjadi capres, dan hanya 27,5% saja yang menyatakan setuju dengan Jokowi diusung sebagai capres 2014," ujarnya.
Survei yang dilakukan oleh LSN ini dilakukan dalam rentang waktu 10 hingga 26 Januari 2014 dan dilaksanakan di lima wilayah kota kabupaten di DKI Jakarta dengan jumlah 790 responden. Proses pengambilan data dilakukan dengan teknik pengambilan sampel secara berjenjang dengan tingkat margin error sebesar 3,5%.
Untuk pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka dengan responden dengan berpedoman kuesioner. (Adm/Riz)
Riset terbaru menyebut, bahwa aktivitas ringan bermanfaat untuk kesehatan.
Berdasarkan hasil sebuah penelitian Universitas Bellarmine di Amerika Serikat, orang yang menghabiskan lebih banyak waktu dengan bergerak dibanding yang duduk sepanjang hari umumnya punya insulin dan trigliserida (lemak dalam darah) baik, bahkan jika tak melakukan olahraga yang sesuai acuan nasional.
Penemuan ini menunjukkan pentingnya meminimalkan kurang gerak dan melakukan aktivitas ringan secara intensif. Misalnya melangkah maju-mundur saat sedang menelepon, berdiri di meja secara berkala atau sesekali berjalan saat rapat daripada duduk.
Paul Loprinzi, asisten profesor di Universitas Bellarmine, Kamis (23/1) mengatakan kepada Live Science, meski aktivitas ringan tak sebesar manfaat olahraga bertenaga, masih jauh lebih baik daripada bermalas-malasan dan menonton televisi.
Pusat Pencegahan dan Pengawasan Penyakit merekomendasikan orang dewasa melakukan sedikitnya 150 menit aerobik ringan tiap minggu atau 75 menit aktivitas bertenaga seperti berlari atau berenang.
Penelitian menemukan, terlalu banyak duduk meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti gangguan jantung, diabetes tipe 2, kanker payudara, dan kanker usus.
(Sumber: Kompas)
Kini bahkan perokok bisa dijuluki pemalas karena sebuah studi menemukan, perokok cenderung lebih malas dibandingkan orang yang tidak merokok.
Menurut peneliti studi asal Brasil, perokok lebih sedikit melakukan aktivitas fisik dan cenderung kurang motivasi. Mereka juga menemukan, perokok lebih mungkin untuk mengalami gejala cemas dan depresi.
Peneliti asal State University of Londrina, Brasil, mengatakan, studi ini adalah studi pertama yang menunjukkan bahwa perokok lebih kurang aktif bergerak dibandingkan orang yang tidak merokok. Mereka mempelajari 60 perokok dan 50 orang yang tidak merokok. Peneliti meminta peserta untuk menggunakan pedometer, alat untuk mengukur aktivitas fisik, selama 12 jam untuk total enam hari.
Hasil studi mengungkap, perokok setiap harinya berjalan lebih sedikit. Selain itu mereka juga mengalami penurunan fungsi paru, sehingga mereka juga lebih sulit untuk berolahraga.
Ketika mereka diminta untuk menilai kualitas kehidupan yang berhubungan dengan kesehatan, perokok melaporkan mereka lebih mudah lelah dan kurang termotivasi untuk mengubah gaya hidup.
"Setahu kami, ini adalah studi pertama yang menunjukkan secara obyektif bahwa ada pengurangan aktivitas fisik seorang perokok dibandingkan dengan orang yang tidak merokok," papar ketua studi Karina Furlanetto.
Furlanetto mengatakan, di samping menurunnya fungsi paru-paru, kapasitas olahraga, dan kualitas hidup, perokok juga lebih mungkin mengalami gejala cemas dan depresi, serta berjalan lebih sedikit daripada orang yang tidak merokok di kehidupan sehari-hari.
Sebelumnya, studi lain pernah menunjukkan bahwa perokok tidur lebih sedikit dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Para peneliti asal Charite Berlin Medical School di Jerman tersebut menemukan, 17 persen perokok tidur kurang dari enam jam sehari, dan 28 persennya mengatakan mengalami gangguan tidur.
Sebagai perbandingan, hanya delapan persen orang yang tidak merokok yang tidur kurang dari enam jam, dan hanya 19 persen yang melaporkan mengalami gangguan tidur.
(Unoviana Kartika. Sumber: KOMPAS.com)
Mungkin Anda telah mencuci tangan, menghindari kontak dengan orang sakit, tetapi kenapa Anda masih juga terkena flu? Jawabannya, karena sistem imun sedang melemah. Untuk itu, Anda perlu mengetahui lebih dalam lagi hal-hal yang melemahkan sistem imun, serta cara untuk menghindarinya berikut ini.

1. Kontaminasi udara
Udara di sekitar Anda tidak hanya memengaruhi kesehatan paru-paru, tetapi juga imunitas. Penelitian menunjukkan, udara yang terkontaminasi menekan kinerja sel T yang merupakan komponen sistem imun paling penting. Menurut Frances Goulart, penulis buku Super Immunity Foods, memasang pemurni udara di rumah dapat membantu menjadikan udara terbebas dari mikroba penyebab penyakit, paling tidak di dalam ruangan.

2. Duduk sepanjang hari
Kegiatan ini akan memperlambat laju metabolisme yang menyebabkan tubuh menyerap nutrisi lebih lambat pula. Padahal, kata Joel Fuhrman, penulis buku Super Immunity, nutrisi sangat dibutuhkan oleh sistem imun untuk bekerja lebih optimal. Karena itu, pastikan setiap jam Anda bangkit untuk berdiri dari duduk, paling tidak selama lima menit. Tujuannya adalah untuk meningkatkan laju metabolisme Anda.

3. Salah pilih produk kecantikan
Produk-produk kecantikan ada pula yang mengandung bahan artifisial bersifat toksik. Pemakaian berbagai produk ini akan menurunkan fungsi sistem imun. Oleh karena itu, Goulart menyarankan supaya Anda lebih selektif dalam memilih produk yang Anda gunakan. "Pilihlah yang alami karena lebih aman," ujarnya.

4. Terlalu banyak makan junk food
Tepung pada junk food biasanya akan mengganggu kerja sel T dan sel B yang merupakan komponen sistem imun pelawan penyakit. Maka sebaiknya, pilihlah tepung yang terbuat dari gandum utuh yang lebih bersahabat dengan sistem imun.

5. Kurang tidur
Saat kurang tidur, maka sistem imun akan bekerja dengan kurang efektif. Pasalnya, tubuh akan memproduksi lebih sedikit melatonin yang memperbaiki kerja sistem imun. Oleh karenanya, pastikan untuk tidur paling tidak tujuh hingga delapan jam sehari.

6. Terlalu banyak makan protein
Protein berlebihan, terutama yang berasal dari hewan, menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak hormon IGF1 yang diketahui mempercepat penuaan dan mengganggu kerja sistem imun. Menurut Fuhrman, sebaiknya asupan protein hewani dalam diet tidak lebih dari 10 persen dari total kalori setiap harinya.

7. Menyendiri
Orang yang kesepian cenderung lebih mudah stres sehingga dampaknya pun terasa pada sistem imun. Menurut Sheldon Cohen, psikolog di Carnegie Mellon University, penting hukumnya untuk menjadwalkan waktu berkualitas dengan teman, rekan, bahkan tetangga guna memperkuat sistem imun.

8. Kecanduan kafein
Minuman berkafein seperti kopi atau teh memang dapat memberikan rasa awas sehingga tidak jarang orang bergantung padanya ketika tengah merasa mengantuk atau tidak bersemangat. Namun, ketika sudah dalam tingkat kecanduan, kafein akan berdampak buruk pada sistem imun. Maka batasilah konsumsi kafein, empat cangkir sehari adalah jumlah yang paling optimal.
(Unoviana Kartika, Sumber: kompas.com)
Anak sekolah dan pangan jajanan merupakan hal yang sulit dipisahkan. Terbukti, dari survei yang dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), lebih dari 99 persen anak sekolah jajan untuk memenuhi kebutuhan energinya saat berada di sekolah.

Sayangnya tidak semua pangan jajanan memenuhi syarat keamanan pangan, sehingga ada pula yang dapat memicu penyakit. Tidak hanya penyakit yang langsung dirasakan seperti diare atau keracunan makanan. Pangan jajanan tidak aman juga dapat memicu penyakit lain, yang baru muncul di kemudian hari yaitu kanker.

Kepala BPOM Roy Sparingga mengatakan, pangan jajanan yang tidak aman artinya bisa jadi mengandung bahan tambahan pangan berlebih seperti pengawet, pewarna, penyedap, ataupun bahan kimia berbahaya lainnya.

"Padahal bahan-bahan tersebut bersifat karsinogenik yang bila dikonsumsi dalam jangka waktu panjang akan membentuk akumulasi di dalam tubuh dan menimbulkan penyakit," jelasnya saat ditemui dalam Gebyar Aksi Nasional PJAS yang bertajuk "Sehat Duniaku Menuju Generasi Emas yang Sehat dan Berkualitas Tahun 2014", di Jakarta, Sabtu (8/2).

Diketahui karsinogenik merupakan sifat mengendap dan merusak dari suatu zat. Zat-zat karsinogen menyebabkan kanker dengan mengubah DNA dalam sel-sel tubuh. Hal ini mengganggu proses-proses biologis yang terjadi di dalam tubuh.

Oleh karena itu, Roy menegaskan untuk selalu mewaspadai pangan jajanan yang dipilih. Pastikan untuk selalu jajan di tempat yang bersih, jauh dari paparan asap kendaraan. Serta tidak memilih makanan yang berwarna terlalu mencolok dan terlalu kenyal atau keras.

Dalam kesempatan berbeda, pakar onkologi radiasi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo (FKUI/RSCM) Soehartati Gondhowiardjo mengatakan, untuk mencegah kanker salah satu caranya adalah dengan menghindari makanan-makanan yang mengandung pengawet, pewarna, dan penyedap rasa.

"Sebaliknya, perbanyaklah makan sayur dan buah dan ikan laut tengah," ujar Kepala Departemen Radioterapi RSCM ini.

Sayur dan buah, jelas dia, mengandung serat yang menyehatkan sistem pencernaan. Sayur dan buah juga kaya akan antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas penyebab kerusakan pada sel sehat.
(Unoviana Kartika, Sumber: kompas.com)
Vitamin C dosis tinggi dapat meningkatkan efek pembunuh sel kanker pada proses kemoterapi. Demikian diungkapkan para ahli dalam suatu hasil penelitian  pada manusia dan hewan hewan tikus di laboratorium.

Peneliti mengatakan pemberian vitamin C melalui injeksi, yang aman, akan efektif dan merupakan perawatan dengan biaya rendah bagi kanker ovarium dan beberapa jenis lainnya.

Peneliti Dr Jeanne Drisko mengatakan minat dan ketertarikan para ahli terhadap penggunaan vitamin C untuk pengobatan kanker makin meningkat.

"Pasien mencari pilihan yang aman dan berbiaya rendah dalam manajemen kanker mereka.  Menurut riset kami dan data klinis awal, pemberian vitamin C melalui pembuluh darah memiliki potensi," kata Drisko.

Laporan penelitian yang ditulis dalam Science Translational Medicine, meminta pemerintah untuk melakukan uji coba klinis dengan skala yang lebih besar.

Konsumsi langsung
Vitamin C sejak lama telah digunakan sebagai terapi alternatif bagi kanker.

Pada tahun 1970an, ahli kimia Linus Pauling melaporkan bahwa vitamin C yang diberikan melalui pembuluh darah terbukti efektif dalam perawatan kanker.

Bagaimanapun, uji klinis terhadap vitamin C yang diberikan melalui oral tak memberikan efek yang sama, karena ternyata tubuh manusia dengan cepat mengeluarkan vitamin C jika dikonsumsi langsung.

Peneliti dari Universitas Kansas mengatakan bahwa pemberian vitamin C melalui injeksi dapat langsung terserap oleh tubuh, dan dapat membunuh sel kanker tanpa membahayakan sel yang normal.

Dalam risetnya, para peneliti menginjeksi sel kanker ovarium dengan vitamin C  di laboratorium pada tikus dan pasien yang memiliki kanker ovarium tingkat lanjut.

Mereka menemukan, sel kanker sensitif terhadap vitamin C, tetapi sel normal tidak dalam kondisi bahaya.

Perawatan dilakukan bersamaan dengan obat-obatan kemoterapi yang standar untuk menurunkan pertumbuhan tumor dalam penelitian terhadap tikus. Sementara itu, sebuah kelompok pasien dilaporkan sedikit merasakan efek samping ketika diberikan vitamin C bersama dengan kemoterapi.

Perusahaan farmasi tak mungkin melakukan uji coba ini, karena vitamin tak bisa dipatenkan, karena merupakan produk alami.

Sumber : nationalgeographic.co.id
Kompas.com - Di antara berita mengenai bahaya makanan berlemak untuk tubuh, gaya hidup kurang aktif yang pelan-pelan bisa membunuh kita, hingga pandemi penyakit, selalu ada berita-berita kesehatan yang melegakan. Berikut diantaranya:

1. Cokelat baik untuk tubuh

Beberapa penelitian telah menguatkan bukti bahwa cokelat hitam dalam porsi sedang yang diasup secara teratur bermanfaat untuk kesehatan jantung dan mencegah stroke. Tetapi jangan sembarangan memilih cokelat karena ia juga mengandung lemak dan kalori. Pilih produk yang mengandung kokoa 70 persen.

2. Alkohol juga baik

Red wine sudah lama memiliki reputasi baik untuk kesehatan jantung, namun penelitian juga menyebut alkohol dalam berbagai bentuk punya manfaat menurunkan risiko beberapa penyakit seperti artiris rematoid dan kanker payudara. Kuncinya adalah dikonsumsi dalam jumlah moderat, menurut Mayo Clinic jumlahnya tak lebih dari dua gelas kecil.

3. Olahraga 30 menit lebih baik dari sejam

Bagi siapa saja yang suka beralasan tak punya cukup waktu untuk berolahraga, studi berskala kecil yang dilakukan di Denmark menyebutkan, olahraga moderat sekitar 30 menit setiap hari sudah cukup. Dalam riset itu para partisipan rutin olahraga selama 3 bulan.  Efeknya bukan hanya menyehatkan tapi juga bisa menurunkan berat badan dibanding yang berolahraga satu jam setiap hari.

4. Tidur siang penting

Kurang tidur berpengaruh besar pada daya ingat dan kemampuan belajar. Kabar baiknya, produktivitas para pekerja bisa naik sampai 20 persen jika mereka meluangkan waktu sebentar, kurang dari 30 menit untuk tidur siang.

5. Olahraga bikin pintar

Manfaat olahraga bagi tubuh terus digali. Selain membuat tubuh bugar, menjauhkan penyakit, dan mencegah stres, olarhaga juga berdampak positif bagi otak. Olahraga terbukti membuat kemampuan berpikir dan menyelesaikan masalah meningkat.

6. Liburan itu penting

Dalam irama kerja yang semakin tinggi seperti sekarang, rasanya cuti berlibur di luar hari raya adalah sebuah kemewahan. Tetapi para ahli menyatakan bahwa liburan adalah sebuah investasi bagi kesehatan. Tidak hanya mengurangi stres, tapi juga membantu tidur nyenyak dan meningkatkan produktivitas setelah kembali bekerja.

7. Sedikit stres diperlukan

Stres yang berkepanjangan memang tidak baik, tetapi stres yang bisa dikendalikan sebenarnya kita perlukan untuk meningkatkan daya tahan. Stres akan meningkatkan aliran darah yang akhirnya membantu otak, otot, dan organ-organ tubuh lebih sehat. Pengaruh stres sebenarnya mirip dengan olahraga aerobik.

8. Makanlah lebih sering

Memang kita harus membatasi kalori untuk menurunkan berat badan, tetapi jangan biarkan tubuh kelaparan dalam mencapai berat ideal. Malah faktanya, kita bisa makan lebih sering (asal jenisnya tepat) untuk memiliki tubuh lebih langsing. Cintailah sayuran dan buah karena itu membuat perut terasa kenyang lebih lama, gantilah sumber protein dengan ikan, serta pilih sumber lemak yang baik.

9. Menikah itu menyehatkan

Ada manfaat sehat dari keintiman dan hubungan saling mencintai yang kita miliki dengan pasangan. Ekspresi kasih sayang seperti ciuman dan pelukan akan menurunkan stres dan melawan depresi. Pasangan menikah juga beresiko lebih rendah terkena penyakit jantung, diabetes, dan depresi, dibanding para lajang.

10. Tertawa bisa menjadi obat

Mungkin dokter tidak akan menuliskan tertawa dalam resep, tetapi tertawa terbahak-bahak bisa membakar kalori, melancarkan sirkulasi darah dan detak jantung. Tertawa terpingkal-pingkal juga diketahui menurunkan level gula darah. Jadi, nikmatilah humor karena itu mungkin bikin Anda panjang umur.

SURABAYA, Kompas.com — Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Gita Wirjawan, menyerahkan penghargaan Most Valuable Player 2013 kepada pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
Penghargaan senilai Rp 1 miliar secara simbolis diserahkan oleh Gita kepada Hendra/Ahsan di tengah-tengah riuhnya penonton Djarum Superliga Badminton 2014 di DBL Arena, Surabaya, Sabtu (8/2/2014).
“Ini adalah contoh untuk semua, bahwa siapa pun bisa menjadi juara. Di tahun 2012, Hendra/Ahsan berada di peringkat 50-an, setelah meraih gelar BWF World Championships 2013, di akhir tahun 2013 bisa jadi pasangan ranking satu dunia,” kata Gita yang disambut riuh tepuk tangan penonton.
“Para juara tentunya akan mendapat penghargaan. Insya Allah tahun ini hadiahnya akan lebih besar. Tanpa dukungan fans dan keluarga, semua ini tidak mungkin terjadi,” imbuh Gita.
Hendra/Ahsan merupakan pasangan ganda putra terbaik Indonesia saat ini. Keduanya telah mengukir prestasi fantastis hanya dalam kurun waktu satu tahun setelah mulai berpasangan.
Di tahun 2013, Hendra/Ahsan tercatat mengoleksi enam gelar, di antaranya juara Malaysia Open Super Series, Djarum Indonesia Open Super Series Premier, Singapore Open Super Series, Japan Open Super Series, BWF World Championships, serta BWF Super Series Finals.
“Gelar MVP 2013 memacu semangat kami untuk lebih berprestasi. Awal tahun ini kami akan fokus untuk All England dan Thomas Cup. Semoga prestasi kami tahun ini lebih baik dari tahun lalu,” ujar Ahsan.
“Kami memang akan fokus ke All England dan Thomas Cup dulu, karena keduanya adalah turnamen penting. Apalagi kami belum pernah menjuarai kedua turnamen tersebut. Indonesia sudah 12 tahun tidak menjuarai Thomas Cup,” Hendra menambahkan. (/*)

CIREBON, Kompas.com — Tasikmalaya akhirnya mampu memboyong tiga juara di ajang MILO School Competition Kota Cirebon dengan memenangkan tiga kategori partandingan yakni SD Tunggal Putra, SD Ganda Putra, dan SMP Tunggal Putra dalam babak final MILO School Competition, Sabtu (8/2/2014), di GOR Apita Cirebon.

Gugun Ertiga, sang pelatih PB Kurnia Agape, dan Pusdiklat Pikiran Rakyat Tasikmalaya mengatakan bahwa 3 juara yang diraihnya memang sudah menjadi target sejak awal dirinya dan anak didiknya datang jauh-jauh dari Tasikmalaya ke Cirebon. “Pada awalnya target kami adalah empat juara, tapi untuk kategori SMP Ganda Putra tidak lolos karena faktor fisik. Ini bisa dimaklumi mengingat peserta sebelumnya sudah main di kategori SMP Tunggal Putra,” ujar Gugun seusai pengumuman para juara MILO School Competition Kota Cirebon.

Dalam menghadapi pertandingan MILO School Competition 2014 di tingkat nasional, Gugun mengatakan akan fokus pada latihan fisik anak-anak didiknya dan meningkatkan kualitas sisi teknis. Hal tersebut sangat penting untuk menghadapi calon lawan dari anak didiknya. “Kami akan datang kembali dengan mimpi yang lebih tinggi. Kalau sekarang bisa menjadi juara di MILO School Competition Kota Cirebon, mudah-mudahan ke Jakarta mimpi meraih juara nasional bisa terwujud,” tambah Gugun.

Sementara itu, Bintang Sri Nugroho siswa kelas III SMPN 6 Tasikmalaya peraih juara 1 Kategori SMP Tunggal Putra yang berhasil mengalahkan Reda Agustiar dari SMP 3 Situraja Sumedang dengan skor 21-10; 21-10; telah membuktikan pada masyarakat Cirebon bahwa ia siap bermain tanpa beban, tetapi tetap ada target juara. Menurut Bintang, di babak final ini, ia lebih mudah menumbangkan lawannya daripada saat di babak semifinal.

Bintang mengatakan bahwa kehadiran Taufik Hidayat juara Olimpiade 2004 dan Duta MILO School Competition ini ikut memberikan semangat dirinya untuk menjadi juara MILO School Competition Kota Cirebon.
Sementara itu, Aji Nurdina Falah (12) kelas VI SD Tasikmalaya peraih juara 1 MILO School Competition Kota Cirebon kategori SD Tunggal Putra yang berhasil mengalahkan Tegar Sulistio dari SD Mekarjaya 3 Depok dengan skor 19-21; 21-17; 21-13. Selain itu Aji juga meraih juara I SD Ganda Putra yang perpasangan dengan Robi dan mengalahkan pasangan dari Majalengka, yaitu Diva dan Fajar dengan skor 21-14; 21-14.

Aji mengangkapkan kegembiraannya karena bisa mengantongi juara 1 SD Tunggal Putra dan SD Ganda Putra, karena menambahkan koleksi kemenangannya dalam mengikuti kejuaraan bulu tangkis. “Tahun 2013, aku juara 1 O2SN di Tasikmalaya dan masuk 8 besar O2SN se-Jawa Barat. Mudah-mudahan di tingkat nasional MILO School Competition bisa masuk posisi yang sama,” tambah Aji yang akan berusaha mengatur waktu sebaik mungkin antara sekolah dan latihan bulu tangkis.

Untuk peraih juara I kategori SD Tunggal Putri, Siti Farah, siswa kelas 5 SD Cimalaka 3 Sumedang, peserta unggulan pertama, berhasil mengalahkan Anggieta dari SD Darul Hikam Bandung dengan skor 21-15; 16-21; 21-17. Siti Farah tidak hanya unggul di kategori SD Tunggal Putri, tapi juga meraih juara 1 kategori SD Ganda Putri. “Meski aku baru pertama kali bertanding di MILO School Competition ini, aku sangat senang bisa meraih dua juara sekaligus, karena sesuai dengan targetku,” ujar Siti seusai bertanding.

Sementara itu, di kategori beregu juara I SD Beregu Putra diraih SDN Sumber 1 Cirebon, juara I Beregu SD Putri diraih SDN Bima Cirebon, juara I SMP Beregu Putra diraih SMPN 2 Cirebon, masing-masing juara I beregu berhak mendapatkan Piala Taufik Hidayat yang diserahkan langsung oleh Taufik Hidayat.

Taufik mengatakan dirinya turut senang karena MILO School Competition hadir di kota Cirebon sehingga kompetisi bulu tangkis bisa merata tidak hanya di kota-kota besar saja. “Antusias para peserta MILO School Competition Kota Cirebon sangat tinggi, ini dibuktikan dengan hadirnya peserta dari luar Cirebon. Untuk adik-adik peserta MILO School Competition saya berpesan jika ingin menjadi atlet profesional yang terpenting harus mempunyai mental juara, rajin berlatih, dan disiplin,” ujar Taufik Hidayat setelah pertandingan eksebisi.

Sebelum menyerahkan piala kepada juara MILO School Competition Kota Cirebon, Taufik Hidayat juga memberikan coaching clinic kepada siswa-siswa SD Penambur Cirebon. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan MILO School Competition dan program Ayo Olahraga yaitu kegiatan pelatihan teknis dasar bulu tangkis kepada guru-guru SD.(/*)

SURABAYA, Kompas.com - Tim putri Mutiara Cardinal Bandung berhasil merebut peringkat ketiga Djarum Superliga Badminton 2014 usai mengalahkan Renesas Japan dengan skor 3-2. Hasil ini sementara merupakan pencapaian terbaik Mutiara Cardinal Bandung selama mengikuti superliga sejak 2007.
Linda Wenifanetri membuka jalan bagi tim Mutiara Cardinal dengan menekuk Kana Ito dalam dua game langsung, 24-22, 21-14. Dua poin kemenangan selanjutnya dipersembahkan oleh pemain muda Hanna Ramadini dan pasangan ganda putri Suci Rizki Andini/Tiara Rosalia Nuraidah.
Pencapaian ini memenuhi harapan awal tim Mutiara Cardinal yang memang menargetkan untuk lolos ke babak semifinal.
“Penampilan tim sudah cukup bagus dan kami memenuhi target awal yaitu semifinal. Dari awal memang belum kepikiran untuk mencapai babak final,” kata Umar Djaidi, manajer tim Mutiara Cardinal.
“Di pertandingan ini, kami memang menjaga semangat anak-anak. Di semifinal, kami bermain sampai malam melawan Jaya Raya Jakarta, sementara Renesas selesai lebih dulu. Tapi ternyata anak-anak bisa fight dan memenangkan pertandingan,” tambah Umar.
Pasangan Suci/Tiara mencetak prestasi membanggakan selama berlaga membela klubnya di ajang berhadiah total Rp 2 miliar ini. Menjalani enam pertandingan, Suci/Tiara berhasil menjalankan tugas dengan baik dan tidak pernah mengalami kekalahan.
Suci/Tiara bahkan menumbangkan wakil Jaya Raya Jakarta, Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta yang saat ini merupakan pasangan Indonesia yang memiliki ranking dunia tertinggi di posisi tujuh dunia.
“Kuncinya adalah kompak dan saling percaya sama pasangan. Ke depannya kami berharap bisa lebih solid dan lebih menunjukkan prestasi lagi,” tutur Suci. “Kami sudah tahu kebiasaan masing-masing dan bisa saling menutupi kekurangan,” tambah Tiara. (/*)
Berikut hasil lengkap pertandingan perebutan peringkat ketiga beregu putri Djarum Superliga Badminton 2014:
Mutiara Cardinal Bandung vs Renesas Japan (3-2)
Linda Wenifanetri vs Kana Ito: 24-22, 21-14
Hera Desi Ana Rachmawati vs Ayumi Mine: 19-21, 13-21
Hanna Ramadini vs Yuki Fukushima: 21-15, 19-21, 21-16
Gebby Ristiyani Imawan/Maretha Dea Giovani vs Miyuki Maeda/Reika Kakiiwa: 20-22, 16-21
Suci Rizki Andini/Tiara Rosalia Nuraidah vs Yuki Fukushima/Sayaka Hirota: 23-21, 21-9

SURABAYA, Kompas.com - Kemenangan Nguyen Tien Minh atas Kazumasa Sakai membawa tim putra Jaya Raya ke babak final beregu putra Djarum Superliga Badminton 2014. Tim asal Jakarta ini lolos ke partai puncak dengan mengalahkan tim Unisys Japan dengan skor 3-0.
Tim putra Jaya Raya bertekad menyusul sukses tim putri yang sudah lebih dulu melaju ke final dan mempertahankan gelar juara yang diraih tahun lalu.
“Hasil yang diraih tim putri tentunya menambah semangat kami. Kami berharap bisa mengikuti jejak Susy Susanti dan Alan Budikusuma di Olimpiade Barcelona 1992. Setelah yang putri juara, selanjutnya yang putra juga juara,” kata Bambang Supriyanto, pelatih tim Jaya Raya Jakarta.
Pada pertandingan semifinal yang dilangsungkan Sabtu (8/2) malam, di DBL Arena, Jaya Raya tak banyak menemukan kesulitan berarti. Meskipun demikian, di partai pertama Kenichi Tago dipaksa bermain rubber game oleh Takuma Ueda, 20-22, 21-14, 21-13.
“Sebagai bagian dari tim, saya benar-benar ingin memenangkan pertandingan ini dan membawa tim Jaya Raya Jakarta menjadi juara,” ujar Tago.
Cukup mengejutkan bahwa tim Unisys Japan tidak menurunkan pasangan terbaik mereka, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa. Keduanya malah dipecah dan dipasangkan dengan pemain lain. Endo berpasangan dengan Hiroyuki Saeki, sementara Hayakawa bersama Yuki Kaneko diturunkan di pertandingan keempat.
“Sebenarnya kami sudah mewaspadai Endo/Hayakawa, namun mereka tidak diturunkan. Mungkin karena mereka sudah beberapa kali dikalahkan oleh Kido/Hendra,” tutur Bambang.
Pada laga final, Jaya Raya akan berhadapan dengan Musica Flypower Champion yang merupakan juara bertahan. Musica Flypower Champion melaju ke babak final setelah mengalahkan tim tuan rumah, Hi-Qua Wima Surabaya dengan skor 3-0.
Berikut hasil pertandingan babak semifinal beregu putra Djarum Superliga Badminton 2014 :
Jaya Raya Jakarta vs Unisys Japan (3-0)
Kenichi Tago vs Takuma Ueda 20-22, 21-14, 21-13
Hendra Setiawan/Markis Kido vs Hiroyuki Endo/Hiroyuki Saeki 21-18, 21-15
Nguyen Tien Minh vs Kazumasa Sakai 21-14, 21-13
JAKARTA, Kompas.com - Juara bertahan Musica Flypower Champion mempertahankan gelar juara putera Djarum Superliga Badminton 2014 dengan mengalahkan penantang utama , Jaya Raya Jakarta di final dengan 3-2, Minggu (09/02/2014).

Kemenangan Musica  dipastikan di partai terakhir saat tunggal ketiga Lee Hyun Il berhasil mengalahkan Wisnu Yuli Prasetyo dalam dua gim 21-10, 21-13.

Kekalahan ini sangat menyesakkan buat tim Jaya Raya yang berambisi mengawinkan gelar juara setelah Sabtu lalu mereka menjuarai bagian puteri. Greysia POlii dkk berhasiol mengalahkan tim Unisys Jepang 3-1.

Ambisi ini nyaris terpenuhi setelah mereka lebih dulu unggul 2-0 melalui tunggal pertama Kenichi Tago yang mengalahkan Alamsyah Yunus 21-16, 21-16 serta ganda pertama Hendra Setiawan/Markis Kido yang mengalahkan Ryan Agung Saputra/Wahyu Nayaka 21-11, 18-21, 21-17.

Namun Musica mampu melakukan rebound dengan merebut dua poin melalui Simon Santoso yang mengalahkan Nguyen Tien Minh 21-16, 21-18 serta ganda Vladimir Ivanov/Hadiyanto yang mengalahkan Bona Septano/Gideon Markus Fernaldi 21-13, 14-21, 21-17.

Akhirnya pemain asal Korea, Lee Hyun Il memupus ambisi Jaya Raya dan membawa kembali gelar juara ke Musica Flypower Champion.

Meskipun tak diperkuat Lee Chong Wei, pemain tunggal putra ranking satu dunia, Musica Flypower Champion mampu mempertontonkan perjuangan dan kerjasama tim yang luar biasa.

“Terima kasih kepada seluruh pemain dan semua pihak yang telah mendukung tim kami. Perjuangan para pemain sungguh luar biasa. Dari ketinggalan 0-2, jadi balik menang 3-2,” kata Effendy Widjaja, ofisial tim Musica Flypower Champion.

“Chong Wei sebetulnya ingin datang dan perayaan Imlek dia sudah selesai. Akan tetapi, dia belum sempat meminta izin dari kepengurusan federasi bulutangkis Malaysia untuk ke sini, hari ini kan libur. Sementara besok sudah harus latihan, jadi terpaksa tidak bisa hadir,” tambah Effendy.
Atlet-atlet Amerika Serikat yang ikut dalam olimpiade musim dingin di Sochi, Rusia, kemungkinan harus makan yogurt buatan Rusia. Hal ini karena yogurt buatan Amerika tidak diperbolehkan masuk ke negara itu.
Duta Besar AS untuk Rusia, Michael McFaul, mengatakan, para pejabat Amerika sedang berusaha mendesak Rusia supaya mengizinkan masuknya sekitar 5.000 cangkir yogurt buatan Amerika untuk konsumsi atletnya. Pembuat yogurt merek Chobani adalah sponsor resmi tim Amerika yang dikirim ke Sochi.
Pemerintah Rusia tidak mengizinkan masuknya yogurt AS itu karena, menurut mereka, Departemen Pertanian Amerika tidak bersedia memberikan sertifikat yang diperlukan untuk pengiriman yogurt itu.
Pemerintah Rusia sejak lama telah melarang impor yogurt atau bahan-bahan pangan yang dibuat dari susu karena menganggap standar keamanan yang berlaku di AS tidak cocok dengan standar Rusia.

Sumber: Kompas.com
Citizen6, Pacitan: Pendidikan memang bukan segala-galanya, tapi segala-galanya berawal dari pendidikan. Ungkapan ini menandakan bahwa pendidikan memegang peran sentral untuk membangun karakter bangsa. Oleh karena itu segala konsep dalam pendidikan harus dibuat sebaik mungkin demi terciptanya sumber daya manusia (SDM) yang siap terjun menjadi solusi bagi permasalahan bangsa.

Hal inilah yang akhirnya mendasari Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TK-SD Kecamatan Arjosari, Subiyanto Munir, untuk membuat sebuah format baru dalam pelaksanaan pendidikan di Pacitan. Dikatakan Munir, format baru bertajuk Pendidikan Pacitan Bangkit ini adalah sebagai upaya untuk memperbaiki konsep dan sistematika pendidikan di Pacitan.
"Saya mencoba menerapkan Pendidikan Pacitan Bangkit ini saat menjadi Kepala UPT di Pringkuku, sekitar satu tahun yang lalu dan alhamdulillah mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk bapak Bupati Indartato," terang Munir, Minggu 3 November 2013 di Pacitan.
Model yang diterapkan, imbuh Munir, adalah dengan memperbaiki perangkat pendidikan, termasuk di dalamnya adalah kebiasaan-kebiasaan buruk yang selama ini sudah membudaya di pendidikan Pacitan.
"Misalnya kita coba menggunakan tradisi menyanyi mars pendidikan bangkit tiap apel, kemudian juga adanya reward bagi mereka yang memiliki prestasi. Kita juga menerapkan pola melayani dengan alur cepat dalam setiap pelayanan kedinasan di tingkat UPT," tandas mantan Ketua UPT Rumah Pintar ini.
Reward atau apresiasi tersebut diberikan kepada para tenaga pendidik maupun siswa yang memiliki prestasi bagus di lembaga masing-masing. "Misalnya kita berikan penghargaan kepada guru tertua yang memiliki loyalitas tinggi. Atau kita berikan penghargaan bagi siswa dengan ranking terbaik," tandasnya.
Dia berharap dengan adanya penghargaan bagi segenap tenaga pendidikan ini, akan menciptakan iklim persaingan yang sehat sehingga tenaga pendidikan akan berlomba memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan di Pacitan.
"Walaupun hanya sekedar rintisan, konsep ini juga dipakai oleh Pak In (Bupati : red) di lingkungan Pemerintah Kabupateng (Pemkab) Pacitan, dan alhamdulillah hasilnya luar biasa walaupun belum semuanya memakai metode ini," kata Munir.
Ia lalu mencontohkan salah satu efek yang ditimbulkan dari penerapan konsep pendidikan pacitan adalah meningkatnya grade pendidikan di Jawa Timur.
"Alhamdulillah Kabupaten Pacitan naik 12 peringkat, dari semula 34 menjadi 22 dari hasil Ujian Nasional selama kurun waktu beberapa tahun ini," pungkasnya. (Dwi Purnawan/mar)

Sumber: Liputan6.com
Liputan6.com, Jakarta : Dari sekitar 1.708 sekolah di Jakarta, setidaknya terdapat 112 sekolah yang memerlukan rehabilitasi atau perbaikan total. Sementara, ada 309 yang direhabilitasi berat, dan 82 gedung direhabilitasi sedang.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengungkapkan, total bangunan sekolah yang tidak layak adalah 503 gedung. Sementara 885 sekolah berada dalam kondisi baik.
Itu mencakup bangunan SD, SMP, SMA, dan SMK. "Dari 503 sekolah yang tidak layak, paling banyak gedung SD," ujar Taufik di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (1/11/2013).
Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti jumlah sekolah dasar yang dalam kondisi tidak layak. Hanya, ia memastikan bangunan SD tersebut usianya sudah mencapai 10 tahun lebih. Untuk itu, pihaknya akan segera melakukan renovasi mulai awal 2014 dengan anggaran belanja langsung untuk penggunaan sarana prasarana yang diambil dari anggaran APBD sebesar Rp 6,72 triliun.
"Mekanisme renovasi, untuk renovasi total, kewenangan ada di Dinas Pendidikan. Kedua, untuk rehab berat dan ringan diserahkan pada Suku Dinas di tiap wilayah," katanya.
Sepanjang 2013, lanjut Taufik, Dinas Pendidikan telah menghabiskan anggaran Rp 358.275.746.662 untuk renovasi total gedung sekolah.
"Renovasi total kita perhitungkan berdasarkan kebutuhan akan kelas dalam waktu panjang. Kita perhitungkan, sekolah yang direhab total tidak perlu direhab lagi dalam kurun waktu 20 tahun ke depan. Tinggal pemeliharaan saja," kata Taufik. (Yus/Mut)
Liputan6.com, Jakarta : Pembiayaan kurikulum baru mulai tahun ajaran 2014 akan didanai melalui 3 sumber. Yakni Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) pusat, bantuan operasional sekolah, dan dana alokasi khusus (DAK).

"Pos-pos anggaran itu akan difokuskan untuk penggandaan buku dan pelatihan guru," kata Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim di Jakarta, Senin (13/11/2013).
Musliar mengatakan, kementerian akan mengeluarkan surat edaran terkait pembiayaan Kurikulum 2013. Ke depan, pelaksanaan pembiayaan Kurikulum 2013 tak hanya dari DIPA pusat seperti saat ini.
"Semester 1 tahun depan bulan Juli digunakan dana BOS, sedangkan dana DAK digunakan untuk semester 2 mulai Januari," jelas dia.
Untuk penggandaan buku, kata Musliar, akan menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) dan sebagian dari DAK. "Kalau BOS kurang akan ditransfer dari pusat dari DIPA untuk tambahan BOS Buku".
Musliar menyebutkan dana BOS SD dan SMP sebanyak Rp 580 ribu dan Rp 710 ribu, jika digunakan membeli buku mencapai Rp 70 ribu. Sedangkan BOS SMA cukup besar yaitu Rp 1 juta.
"Kami transfer lebih kurang Rp 800 miliar untuk beli buku khusus buku SD dan SMP, yang bosnya kecil. Tetapi kalau SMA kan BOS-nya besar," tuturnya.
Sementara, lanjut Musliar, untuk pelatihan guru, sebagian besar akan menggunakan dana dari DIPA pusat. Namun daerah juga diharapkan berpartisipasi.
Dia mencontohkan, di Provinsi Jawa Timur biaya pelatihan guru 50 persen ditanggung pemerintah pusat, 30 persen pemerintah provinsi, dan 20 persen ditanggung pemerintah kabupaten atau kota.
"Banyak daerah-daerah di tahun ini saja melaksanakan sendiri tanpa diminta, tapi dalam edaran ini betul-betul kami minta dan kami arahkan bahwa buku diadakan melalui tiga sumber tadi," ucapnya.
Ia menambahkan, saat ini sebagian kabupaten kota telah menerapkan kurikulum 2013 secara mandiri dari segi biaya pelatihan guru maupun pengadaan buku. "Semuanya hampir 800 sekolah menerapkan mandiri," tukas Musliar. (Ant/Ali)
Liputan6.com, Pandeglang : Kabar mengejutkan datang dari Provinsi Banten. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Hudaya menyatakan sekitar 27 ribu anak usia sekolah dasar di daerah itu tidak bisa mengenyam pendidikan.
"Ini merupakan potensi penambahan tuna aksara, kalau memang mereka benar-benar tidak bersekolah," katanya di Pandeglang, Banten, Jumat (22/11/2013).
Anak-anak usia sekolah tersebut, kata dia, berumur antara 7-11 tahun, dan seharusnya sedang mengenyam pendidikan pada sekolah dasar (SD). Mengenai penyebaran anak yang tidak sekolah tersebut, menurut dia, terdapat di delapan kabupaten/kota di Banten, namun yang terbanyak di Kabupaten Tangerang.
Ia juga menyatakan, anak-anak tersebut tidak bersekolah bukan karena faktor ekonomi, tapi lebih disebabkan karena budaya. "Para orangtua kita sampaikan kalau masalah biaya tidak perlu dipikirkan karena banyak bantuan dari pemerintah sehingga anaknya bersekolah tidak perlu bayar," katanya.
Untuk mewujudkan pengentasan tuna aksara pada 2017, kata dia, Pemprov Banten telah dan sedang melakukan berbagai upaya, di antaranya berkerja sama dengan kalangan perguruan tinggi, kelompok pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM).

Terkait bentuk kerja sama dengan perguruan tinggi, menurut dia melalui kuliah kerja lapangan para mahasiswa. "Setiap ada kegiatan kuliah kerja lapangan kita minta para mahasiswa untuk menangani warga penderita tuna aksara 4-5 orang sehingga bisa baca, tulis dan berhitung," katanya. (Ant/Ado)